DIY (7): Cara Memperbaiki Tembok Retak

Huh...sebal...tembok dirumah kita mulai retak. Sebenarnya secara struktur bukan masalah besar, hanya saja kita jadi risih melihatnya. Ruangan interior rumah kita menjadi tidak sempurna lagi.

Penyebabnya bermacam-macam. Bisa dikarenakan proses pembuatan yang terburu-buru, atau karena campuran material semen dan pasir yang tidak sesuai. Lalu bagaimana solusinya? Apa harus daya bongkar... Eitss...tidak perlu dibongkar, cukup lakukan tips berikut dibawah ini. Mudah mudahan dapat menutup tembok anda yang retak tadi.

Yang perlu diingat adalah retak yang ada bukan karena ketidak seimbangan struktur. Jika terjadi ketidak seimbangan struktur biasanya retak pada dinding makin lama makin bertambah lebar, bahkan terjadi retakan pula antara dinding dengan lantai.

Berikut ini cara meutup retak dinding (bukan retak struktur) dan bergelombang, gunakan campuran Mowilex Alcaplast + Mowilex Alcabond.

Dengan perbandingan :

  • Mowilex Alcapast (5kg)
  • Mowilex Alcabond (1kg)
  • Air (secukupnya ±2 liter)

Cara Pencampuran Mowilex Alcaplast + Alcabond :

  1. Alcabond 1kg diencerkan terlebih dahulu dengan air secukupnya.
  2. Masukkan Alcaplast sedikit demi sedikit hingga 5kg dan aduk rata hingga adukan liat. Untuk hasil yang maksimal gunakan pengaduk / mixer.
  3. Tunggu sampai kering (minimal 7 hari)
  4. Beri 1 lapis Mowilex wall Sealer Water Base. Agar memperoleh hasil yang optimal biarkan selama 24 jam.
  5. Cat ulang dinding dengan cat interior berkualitas baik, serta sesuaikan dengan warna sebelumnya.
Semoga solusi ini dapat menyelesaikan permasalahan tembok retak, jika masih ada pertanyaan silahkan konsultasikan disini. (tinggalkan komentar anda, supaya saya bisa membantu).

Selamat Merenovasi.
Reactions:

68 comments:

hi.. rumah saya baru berumur 2 tahunan, direnovasi dari rumah tua, tambah satu lantai lagi. masalahnya sejak di renovasi sampe sekarang, setiap hujan deras, air pasti merembes masuk melalui dinding sekitar jendela, juga dinding sekitar atap genteng. sudah beberapa kali saya manggil tukangnya untuk kerok, lapis dan cat dengan waterproof eksterior maupun interior, tapi setelah lewat 1 bulan.. masalah timbul lagi.. ada solusinya tidak? tx

To sdr anto, mohon maaf saya baru balas comment anda.

1.Sebaiknya diperiksa secara teliti kondisi dinding anda. Jika terjadi retakan cukup besar, akan sangat percuma jika langsung dilapisi waterproof saja.

2.Jika memang kondisi dinding luar anda dalam keadaan baik. Maka periksa bagian paling atas yang berhimpitan dengan atap. Bisa saja kebocoran terjadi dari atas lalu masuk ke pori-pori dinding bagian dalam.

3. Periksa dinding sopi2 dan karpusan atap. Aplikasikan waterproof yang menggunakan serat fiber. Jika terdapat retakan cukup besar sebaiknya disemen terlebih dahulu.

4. Jika terjadi kebocoran dekat jendela, ada kemungkinan terjadi penyusutan kayu. Untuk pencegahan awal, sebaiknya bagian dalam diberikan sealant bening pada bagian dalam dan luar pertemuan antara kusen dan dinding.

Mudah2an beberapa tips ini bisa menyelesaikan masalah anda. Selamat merenovasi Cheers :)

Saya masih bingung dengan cara pengerjaannya untuk mengatasi tembok retak,di atas di sebutkan,campuran di biarkan mengering minimal 7 hari.Apakah yang di maksud pada point 3 tersebut tembok yang retak sudah di lapisi mowilex atau bagaimana ?,mohon penjelasannya,terima kasih (Eris)

Sebelumnya sy mohon maaf karena kesibukan saya, baru membalas komentar saudara/i Eris diatas.
Yak betul, retakan setelah diberikan Mowilex Alcaplast dibiarkan mengering sempurna selama min 7 hari. Supaya dapat menempel dengan sempurna. Tks

Mas Tony Yth., saya ingin menanyakan bagaimana cara mengatasi retakan di tembok karena di dalamnya terdapat pralon saluran air. Terima kasih

To Tjutju
Retakan dinding karena adanya pipa dalam dinding, biasanya dikarenakan posisi pipa kurang dalam saat pemasanyan. Saat air mengalir maka pipa akan bergerak. Solusinya, terpaksa bagian yang retak dibobok ulang sampai kelihatan pipanya, kemudian diplester dengan sebelumnya diberi kasa nyamuk, agar menambah kekuatan ikatan plesteran. Beri campuran dengan semen instant seperti MU. Biarkan mengering 2 sampai 3 hari, sampai uap air pada semen benar2 mengering. Setelah itu finish dengan cat minyak putih, terakhir finish dengan cat tembok sesuai selera. Dijamin retakan tidak akan muncul lagi.
Selamat mencoba.

Mas Tony YTH, saya ingin bertanya.
saya mengambil rumah kpr tipe 36m2, yang langsung direnovasi di bagian belakangnya, dengan cara menambah bata di atas pagar belakang dan samping. Permasalahannya, setelah jadi, timbul retakan vertikal di kolom dinding belakang (bangunan asli) dan beberapa retak vertikal di dinding tambahan serta retak horizontal antara bata pagar dengan bata tambagan (di atasnya). Apa penyebabnya? Bagaimana mengatasinya? Terimka kasih..

To Bpk Ded

Retakan timbul karena plesteran baru mulai hilang kadar airnya, dan mengikat kuat. Timbulnya retakan karena dinding baru dengan lama tidak dapat menyatu. Hal ini lumrah terjadi. Jika ingin hasil maksimal, ya.. harus diaci ulang semuanya.
Namun ada pemecahan sederhana,
1.ketrik bagian retakan kurang lebih 1 s/d 2 cm lebarnya... lalu beri acian dengan campuran semen putih dan lem fox.
2.Setelah mengering, cat bagian tadi dengan cat minyak warna putih.
3. Setelah cat kering, baru aplikasikan cat dinding. Dan dinding anda akan hilang retakannya.

NB... Jika retakannya cukup lebar sebaiknya menggunakan mortar MU untuk acian. Kadar lem pada MU lebih kuat drpd semen, karena sifatnya elastis.
Selamat merenovasi.

Mas Tony, YTH
sekali lagi bertanya,,,
Bagaimana penanganannya, seandainya retak struktur yang terjadi, akibat adanya kolom yang turun?
Demikian, terima kasih...

To Bpk Ded

Waduh... kalau retak struktur itu tuh yang sulit. Kita harus tahu dulu apa penyebabnya. Pergeseran tanah, penurunan tanah, beban berlebih, atau kualitasnya yang rendah.

Nah... kalau kolom sampai turun, ada kemungkinan penurunan daya dukung tanah, tapi kalau kualitas struktur baik, tentunya tidak sampai turun. Kontruksi akan tetap rigid dan kuat. Jadi ada kemungkinan, kualitasnya juga kurang, entah besinya kecil atau cor semennya tidak baik.

Sekarang... solusinya. Lebih baik buat struktur kolom penyangga yang baru disamping kolom lama yang turun. Perkuat kaki-kakinya dengan tapak yang kuat. Hal itu mencegah struktur semakin turun.

Kalau hendak mengembalikan struktur ke posisi sediakala sudah tidak mungkin lagi. Paling2 kita hanya bisa menghentikan laju turunnya struktur. Setelah itu baru kita rapikan lagi retakan-retakan yang lainnya.

Selamat merenovasi.

Menarik sekali mas tulisan anda..:)

ijin nanya dong, saya akan beli rumah tipe 36, dan ada rencana ditingkat dua. rumah ini antar dinding tetangga cuma 1 bata.

gimana saya yakin bahwa rumah ini cukup kuat untuk ditingkat, sedangkan saya tidak tahu tingkat kekuatan temboknya sekaligus tidak tau jenis & kekuatan pondasinya bagaimana.

khawatirnya, bukan hanya retak yang akan saya alami, malah ambrol.. :(

Maaf kalo kurang nyambung sama topik tulisannya.
dan thanks atas jawabannya ya..

To pak Denny

Untuk meningkat rumah, kekuatan bukan pada dindingnya. Kekuatan justru pada kekuatan strukturnya. Jika terjadi retakan pada sebuah rumah, bukan karena dinding tidak kuat namun karena strukturnya tidak kuat. Bisa jadi rangkaian besi tidak baik, teknik pengecoran yang salah, atau bahan material kurang baik kualitasnya. Yang penting konsentrasi di strukturnya pak... Tapak yang kuat, sloof yang baik, balok yang baik, serta teknik pengecoran yang baik. Jika struktur sudah baik, dinding hanya media partisi saja. Semoga Membantu

Pak Tony, minta petunjuknya Pak.kalau dinding bekas bobokan pipa listrik agar bisa rata kembali tanpa ada bekas bagaimana caranya????bolak balik tetap ada bekasnya.tolong solusinya. terima kasih

pak
gimana saya baru bikin Rumah tapi baru setahun rumah sudah retak retak semua kira kira apa penyebabnya ? dan bagaimana untuk memperbaiki rumah saya

terima kasih

Kami baru beli cat dasar & diberi Wall Sealer oleh toko daerah Pondok Kelapa, tapi tukang kami bingung, kenapa encernya spt air.
Apakah Wall Sealer yg kami beli PALSU?
Kemudian kami beli pembandingnya di Mitra10 produk Undercoat. Koq Wall Sealer encer spt air, padahal Undercoat kental.
Mohon penjelasan.

minta petunjuk,
1. aku renovasi rumah tadinya tinggi plafon hanya 3 meter, aku tambah 1 meter jadinya sekarang 4 meter, ternyata tidak lama kemudian dindingnya retak, ada yang retaknya sampai kelantai, setelah aku perbaiki kok masih retak lagi, mohon petunjuknya
2. ada juga dinding yang retaknya dekat koseng pintu, apakah karena penyusutan kayu yah...?
terima kasih sebelumnya

dinding rumah saya retak lebar2 (seperti dinding dgn kusen / dinding dgn dinding ), apa ini diakibatkan penurunan strukrut kah?
Apakah sys bisa menganti/menguatkan semua fondasi dan struktur tanpa harus membongkar semua dindng yang ada (karena saya akan benbuat bertingkat)?
Terima kasih,

Hai mas...saya baru membangun rumah 3lt, baru selesai 70% berangsur - angsur saya tempati. Baru 1bln sy tempati disana sini sy temukan retak ditemboknya. Sy jd stres...menurut sy terjadi ksalahan kwalitas pembagunannya krn mengunakan batako pres. Saat itu, tukang sy bilang itu sdh bagus jd sy ikut aja.Dan ketika membagun dtempat sy ( batam ) tjadi kelangkaan pasir. Jd saat itu yg ada hanya pasir parit yang byk mengandung tanah. Apa yg hrs sy lakukan utk memperbaiki itu smua ? Berbahayakah utk rmh sy ? Saat ini bag bwh ada dindingnya yg blm siap. Sy berencana menggunakan bata merah.

To Anonim

Saat memberikan plesteran pertama kali, jangan terlalu rata dengan dinding existing. Berikan kedalaman untuk menempatkan acian. Dan saat meng-aci, sebaiknya lakukan pengulangan. Gunakan papan aci yang kecil dan rata. Buat papan aci dari papan melaminto (lebih baik). Basahi acian yang hampir kering dengan air dan lakukan perataan terus-menerus sampai mendapatkan kerataan yang diinginkan.
Semoga Membantu.

To Bpk Budi Wiyono

Wall sealer itu memang cair seperti itu pak, karena dia akan bekerja masuk kedalam pori-pori dinding dan menutup pori-pori tersebut. Dan pada saat aplikasi cat dinding nantinya, cat tidak akan meresap banyak kedalam dinding, sehingga akan irit dalam pemakaiannya. Dan juga akan menambah daya rekat cat pada saat peng aplikasiannya. Yang pasti hasilnya juga lebih baik.
Selamat merenovasi.

To Anonim

1. Meninggikan plafond menjadi 4 meter tidak akan banyak berpengaruh kepada retaknya dinding. Hanya saja, jika ada acian baru bertemu dengan acian lama ada kemungkinan terjadi retakan. Namun jika terjadi retakan kebawah, bergantung besarnya retakan tersebut. Jika hanya 1mm maka retakan terjadi dipermukaan saja atau aciannya saja. Namun jika sampa 5 mm, perlu diwaspadai adanya retakan akibat ketidak seimbangan struktur. Masih perlu investigasi lebih lanjut.

2. Retakan dekat kusen, yaa... ada kemungkinan terjadi penyusutan kayu kusen. Ada kemungkinan kualitas kayu kurang baik, atau tidak kering saat pemasangannya. Oleh sebab itu diperlukan adanya tali air disekitar kusen, jika terjadi keretakan tidak akn mudah terlihat, dan lebih mudah memperbaikinya.

Selamat Mrenovasi

To Bpk Toto Hastomo

Dari penjelasan bapak, saya rasa hal itu belum bisa didefinisikan sebagai retak struktur. Jika retak terjadi dekat kusen, ada kemungkinan dikarenakan kembang susut kusen, dikarenakan kualitas kusen kurang baik. Retak antara dinding ketemu dengan dinding, juga ada kemungkinan dinding tersebut tidak diaci pada waktu bersamaan. Dan ada kemungkinan juga kualitas semennya berbeda, sehingga acian tidak menyatu.

Untuk meningkat rumah bapak tidak perlu membongkar seluruh dinding, bapak bisa membuat kolom-kolom baru yang lebih besar dengan kualitas besi yang baik. Dan buatlah tapak pondasi titik disetiap kolomnya, gabungkan dengan sloof yang sudah ada. Buat pondasi tapak cukup lebar sekitar 80 x 80, sehingga beban pondasi yang ada saat ini bisa dikurangi, pembebanannya dialihkan ke kolom-kolom barunya.

Selamat Merenovasi

To Hani

Saya rasa analisanya sudah benar... Penggunaan batako press memang sering menyebabkan keretakan. Terutama retak rambut, dikarenakan adanya rongga pada batako press tersebut. Dengan adanya rongga maka akan terjadi pergerakan tekanan didalamnya.

Hal itulah yang memungkinkan terjadinya keretakan. Jika tukang ibu bilang bagus, itu dikarenakan pemasangannya saja yang cepat dan mudah. Penggunaan pasir parit yang banyak mengandung tanah, mungkin juga memberikan sedikit faktor terhadap keretakan. Namun jika adukan benar, dan pH air terpenuhi baik, keretakan bisa diminimalisir.

Penggunaan bata merah sementara ini masih terbilang cukup baik, asalkan saja kualitas nya pembakarannya juga baik. Perhatikan betul tingkat kekeringan bata merah-nya, jika getas, keras, kering, dan tidak mudah pecah, maka kualitasnya baik.

Untuk meperbaiki hal tersebut, retakan bisa ditutup dengan aplikasi semen putih + lem putih (fox). Kemudian bisa diaplikasi dengan cat minyak sepanjang retakan tadi. Kemudian baru bisa di cat dengan cat dinding.

Selamat Merenovasi

Mas, terimkasih utk masukkannya. Cuma sy jg msh penasaran dan galau dg rmh sy ini. Kira2 utk menggatasi lebih lanjut, ada ngak produk yg bisa sy gunakan supaya tembok setelah sy perbaiki atau dbagian lainnya tdk pecah2 lg. Saat ini sdh sy cat, sebelumnya sdh di siller dan dempul. Renc setalah rumah siap cat mau sy ganti dg yg lbh baik dengan divariasi wallpeper dibagian tertentu.O ya mas...saat ini sy sdg tes sdikit... memperbaiki retak2 itu dg cara didempul, tanpa dkikis dl. baru 1hr, menurut mas efektif ngak ?

To Hani

Keretakan yang sudah diperbaiki, ada kemungkinan akan muncul lagi jika bahan penutup yang digunakan tidak bersifat elastis dan daya rekatnya kurang. Kita bisa juga menggunakan bahan PM-100. Daya rekatnya lebih tinggi dibandingkan semen biasa.

Jika didempul dengan gips atau san polac, ada kemungkinan retak akan muncul lagi, karena sifat kedua bahan ini getas dan keras setelah kering. Oleh sebab itu, diperlukan bahan elastis yang dapat menutupi keretakan tersebut supaya tidak terlihat lagi, yaitu menggunakan bahan cat penutup yang bersifat elastis sebelum aplikasi cat dinding. Misalnya: dengan cat luar (weathershield), cat weatherproof, atau cat minyak.

Jika akan mengganti type atau merek cat, ada baiknya cat yang ada dikerok sampai terlihat aciannya.

Type atau merek cat yang berbeda akan mengganggu daya rekat cat itu sendiri. Cat dengan daya tutup dan daya rekat yang baik misalnya saja: Jotun, Dulux, dan Mowilex. Jika awalnya menggunakan cat vinilex (misalnya) kemudian ditimpa dengan cat dulux, maka cat tidak akan awet, bahkan pada saat kering, karena daya rekat dulux yang baik, cat yang berada dibawahnya akan tertarik dan mengelupas. Alhasil pekerjaan pengecatan akan menjadi sia-sia.
Semoga Membantu

o ya mas...nanti saatnya sy plester dinding luar supaya tdk retak2 apa yg hrs sy lakukan. krn selain sy pakai batako pres keadaan pasir disini jg mengandung tanah. trus klu terjadi keretakan sy susah memperbaiki selain tinggi jg hrs pasang steger diatas atap tetangga lg. tolong mas carikan solusinya y.

Mas, saya minta solusinya. Dak atap rumah saya ( lt 3) retak rambut. Air tdk sampai netes, cuma kelihatan basah saja ( gipsum plafon rontok ditempat yang basah tsb). Bagaimana cara menambalnya mas ? Karena lt atap tsb akan saya bikin kolam.
Thx

Ass. Mas, saya mohon solusinya. apakah retak tembok disudut kamar yang terjadi dari bawah sampai atas dinding adalah retak struktur, krn retak sampai tembus keluar dan bagaimana cara memperbaikinya begitu pula pada dinding ruang tamu retak vertikal dari bawah sampai atas dan acian dinding mengelupas

To Anonim

Retak rambut bisa diperbaiki dengan mengetrek bagian retak tadi, kemudian lapisi dengan PM-100. Setelah itu di waterproof 2 komponen, misalnya Aklaproof.

Untuk plafond yang terkena air, potong persegi bagian yang terkena air, misal 30 x 30 cm2. Kemudian tambal dengan potongan gypsum baru dengan ukuran sama. Lalu ratakan dengan adonan gips kompoun. Lalu amplas sampai halus.

Jika lantai atap akan dibuat kolam, ada baiknya di cek kembali kekuatan struktur dak beton. Karena beban air akan cukup membebani dak beton tadi. Dan yang pasti lakukan beberapa kali pelapisan waterproof khusus kolam, jika tidak akan meyebabkan bocoran dimana-mana.

Selamat Merenovasi

To Anonim

Dari permasalahan yang disampaikan. Saya mencoba menganalisa berdasarkan pengalaman yang saya miliki. Jika terjadi keretakan panjang disudut, ada kemungkinan dikarenakan acian baru dengan acian lama tidak menyatu. Namun jika keretakan sampai tembus keluar, ada kemungkinan kualitas bahan rendah. Bisa jadi pemilihan bahan yang murah atau proses pengerjaan yang dikurangi kualitasnya. jika hal tersebut terjadi pada seluruh proses pekerjaan... kemungkinan besar hal itu terjadi juga pada kekuatan struktur bangunan.

Jika hal itu terjadi, maka diperlukan renovasi cukup besar. Lakukan beberapa tahap berikut ini.
1. Perkuat kembali pondasi rumah, dengan memberi beberapa tapak beton baru pada titik-titik kolom.
2. Bongkar kolom-kolom praktis, ganti dengan kolom-kolom praktis baru. Perhatikan sambungan sloof dengan balok praktis agar terikat kuat dengan kolom baru tersebut.
3. Lakukan pemilihan bahan yang baik, lebih bagus lagi jika bahan lebih tinggi kualitasnya dari bahan yang lama.
Semoga Membantu

selamat malam pak Tony

Mau tanya bagaimana cara memperbaiki tembok yang tembus sampai ke sampingnya...

Rumah ini pakai bata merah ..hampir di sekliling rumah retak memanjang dari atas sampai bawah dan tembus ..ada juga yang menyamping..memanjang sampai ke sampingnya...

Emang saya salah waktu beli rumah ini , tidak mengecek konstruksi bangunannya...

Mohon Petunjuk dan bagaimana memperbaikinya...
terima kasih

Dear Pak Tony,

Rumah sy menggunakan batako sebagai temboknya & sebelah sy masih tanah kosong. Tembok sy retak2. Kata tukang, krn sy menggunakan batako, maka ada tekanan dr dalam rongga2nya yg menyebabkan keretakan & krn sinar matahari lgsg memanasi/menyinari dinding sy secara lgsg/direct krn ketiadaan bangunan d sebelah sy, maka keretakan ini akan terus muncul walau sdh di tambal dgn menggunakansemen putih & lem fox. Benarkah ini? Atau bgmn saya memperbaiki / mengatasi masalah ini? Krn perlu banyak biaya jika saya merobohkan dinding2 ini dan menggantinya dgn batu bata.

Mohon Advicenya.

Terima Kasih
-PUGUH-

To Anonim

Keretakan terjadi ada 2 kemungkinan. Faktor alam atau faktor konstruksi. Faktor alam dikarenakan adanya pergerakan tanah, yang menyebabkan ssebagaian struktur dipaksa bergeser oleh tanah.
Faktor struktur dikarenakan kualitas struktur kurang baik, atau kualifikasi ukuran struktur tidak tepat.

Jika keretakan tidak terus terjadi, atau berhenti ada fase tertentu, dining yang retak tadi cukup diplester dan diaci saja untuk menutup bagian yang retak dan berlubang.

Jika keretakan terus terjadi dan semakin lebar, ada baiknya kita berhati-hati, sebab jika didiamkan akan mempengaruhi keseluruhan struktur bangunan. Kita perlu menyelidiki bagian yang menyebabkan hal tersebut terjadi, dan mengambil langkah untuk memperkuat struktur dengan menyuntik pondasi atau mengganti struktur yang rentan.

Selamat merenovasi.

To Bpk Puguh

Kelemahan penggunaan batako memang menyebabkan munculnya retakan pada dinding yang sudah terfinish. Hal ini memang sepertinya sudah sering terjadi. Jika retakan sudah sering muncul walaupun sudah ditambal. Opsi membongkar dinding adalah opsi terakhir. Sebab pada saat membuatnya, tentunya kita tidak mengeluarkan biaya yang sedikit... :D

Mungkin bisa dicoba menutup keseluruhan dinding dengan mengaplikasi cat waterproof, atau cat luar. Tentunya yang memiliki kualitas baik.

Cara ini memang tidk memperbaiki keretakan, sifatnya hanya menutup retak tadi supaya tidak terlihat jelas. Dan lakukan juga pengecatan pada kedua bagian dinding, luar maupun dalam. Jika dinding luar belum diplester aci, ada baiknya dipertimbangkan untuk melakukan plester dan aci untuk mengurangi beban panas terhadap dinding.

Selamat Merenovasi

Dear Pak Tony,

Terima kasih atas advicenya. :)

Salam,
PUGUH

dear pak Tony, maaf pak,, pertanyaannya panjang nih,,semoga tidak jenuh membacanya hehehe.

pak,, saya baru saja membangun rumah dengan sistem borongan dan rumah saya sekarang sudah saya tempati lebih dari 5 bulan.
pertanyaanya :
1. pondasi : memakai batu kali, dan kedalaman tidak sampai 50 cm, apakah aman untuk kedalaman pondasi spt ini untuk sebuah rumah ?

2. dinding memakai batako press, dan slup bawah, atas dan dinding mamakai besi 10mm,, apakah dengan spesifikasi ini rumah saya sudah aman dengan guncangan seperti gempa dll yg dapat mengakibatkan rumah saya runtuh ? (karena saya suka takut juga kalo ada gempa atau guncangan rumah saya rubuh )

3. rumah saya kalo pagi langsung terkena sinar matahari, dan saat ini (5 bulan) cat rumah saya bagian luar sudah pudar,, apakah karena kwalitas cat yg tidak tepat ? minta sarannya pak untuk cat rumah bagian luar yg tahan cuaca dll.

4. atap genteng saya memakai kayu,,apa yg harus saya perbuat suapaya kayu genteng saya nantinya tidak termakan rayap dan sejenisnya.

sebelumnya makasih pak atas jawabannya.

Mas Tony yg budiman,

Saya mau tanya nih :

Rumah saya sudah berusia 5 tahunan, skrg sdh mulai timbul keretakan di beberapa titik. perlu sy informasikan bahwa rumah sy ketinggian puncak mencapai 8 m dgn struktur kolom yg relatif kecil dengan beban yg cukup berat (plafond, usuk dari kayu bangkirai, genting jatiwangi).
yang mjd pertanyaan saya :
1. Apakah mmg karena umur bangunan dpt menyebabkan tembok akan retak
2. Bagaimana cara terbaik mengatasi keretakan tembok tersebut?

Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih

Pak Tony yg berbahagia,

Mau tanya pak :

Rumah saya baru finishing 1 tahunan, tp sdh ada keretakan di sana-sini, terutama sekitar kusen (retak vertikal, di atas dan di bawah kusen). hal ini barangkali disebabkan kondisi tanah yg relatif labil dan struktur bangunan yg kurang bagus. kolom yg saya pakai berukuran 10/15 4d10mm, serta ketinggian ring 3,75 m tanpa ring ekstra (sabuk).
yang sy tanyakan :
1) berapa ukuran kolom yg standar untuk rumah dg ukuran 8m x 20 m ketinggian pada puncaknya sekitar 8 m
2) untuk ketinggian ring 3,75 m di bawahnya apa harus ada ring ekstra. trus kalau terlanjur tidak ada bagaimana cara memperkuat strukturnya?

Atas jawaban Pak Tony saya ucapkan terima kasih.

Maaf pak mengganggu, saya td googling utk cari solusi dr permasalahan dinding saya yg retak, dan sampailah saya di tempat yg tepat di blog bapak ini. Keretakan tembok saya terjadi karena pasangan tembok lama dengan tembok baru, disana terjadi banyak sekali retakan, ada 10 lebih kalo dihitung serumah, karena saya meninggikan plafon saya serumah, dengan pondasi bawahnya acian lama, hanya ditambah bata diatasnya sekeliling rumah. Utk mengatasinya, saya memakai alkasit A+ cornice and adhesive. Trus setelah itu langsung saya cat tembok, tanpa menggunakan cat minyak seperti reply bapak sebelum2nya yg saya baca di atas. Yg ingin saya tanyakan apakah hal yg saya lakukan tersebut efektif atau tidak utk menutup keretakan tersebut, atau nanti tidak lama akan bisa timbul keretakan lg. Krn ini saya baru merenovasi retakannya belum sminggu, skr sih belum terlihat apa2, tp apakah nantinya kemungkinan dempul A+ tersebut bisa kembali meretak. Makasih pak jawabannya
Salam kenal
Email saya : roastedbbq@gmail.com

Dear Pak Tony,
Saya mempunya permasalah dengan dinding luar dan dalam rumah saya. Dinding rumah saya retaknya lumayan banyak dan jika hujan dinding dalam rumah jadi merembes karena retaknya juga berasal dari dinding luar. Permasalahan sulit sekali untuk membetulkan dinding luar rumah karena terlalu berdekatan dengan atas rumah tetangga saya. Apakah permasalah dinding yang retak luar tersebut bisa di betulkan dari dinding dalam rumah? karena retaknya tembus ke dinding dalam. Mohon bantuannya.

Terima kasih
Femi

to Mr.Tony,
sy mau nanya apakah tehnik bapak diatas juga bisa diaplikasikan untuk retak dinding yg lebarnya lebih dari 2 mm ? trus apakah bahan bahan yg bapak sebutkan diatas mudah didapat ? mohon petunjuknya

Tanya pak, rumah saya baru berubur 4th dibangun di atas tanah gerak. Sekarang sudah ke;liahatan dua retakan vertikal (tembus) yaitu 1.di pojok ruang keluarga diatas sloff pintu yang menopang antara ruang keluarga dan tamu. 2. Dan retakan satunya pada satu setengah meter di sebelah retakan tadi. Yang ingin saya tanyakan, apakah ini retakan struktur dan ang lainnya dan bagaimana mengatasinya?

To Asy'aryah Tegalarum

Keretakan dapat disebabkan oleh bermacam faktor. Pergeseran tanah, kesalahan konstruksi, kesalahan proses pembuatan, atau material kualitas rendah. Keempat faktor tersebut tidak mengacu kepada usia bangunan.

Jika keempat faktor itu tidak terjadi, maka rumah dengan usia puluhan tahun tidak akan terjadi keretakan. Maka dengan demikian terjawab, usia bangunan tidak berpengaruh terhadap keretakan.

Untuk memperbaiki keretakan, memang harus dianalisa dulu penyebab terjadinya keretakan. Jika hasil analisa menunjukan adanya pergesarn tanah dan struktur tidak kuat, maka harus diperbaiki dulu konstruksinya baru diperbaiki keretakannya.

Namun jika hanya kesalahan proses atau material kurang baik kualitasnya, Kita bisa memperbaikinya dengan cara diatas sebagai penutup keretakan tersebut.

Semoga Membantu

Pak,

Bagaimana caranya mengatasi tembok rumah yang berkeringat? Tembok rumah lama yang mengeluarkan bintik2 cairan garam, yang mungkin dikarenakan penggunaan air sumur yg asin pada saat pembangunan rumah. Sudah berkali2 di lapisin semen, dicat, namun tetep saja mengelupas lagi.

trimakasih.

salm hangat mas ton,mohon pencerahannya.saya mw beli rmh status AJB,dan tdk ad IMB nya,apakah akn ada msalh utk mmbuat IMB nya?dan apkh akn buth wkt yg cukp lm utk bs mndptkannya?n apkh hrg sbuah rmh NJOPnya di bedakan tnh &rmhnya?bgmn mnghitungnya?trmksh .

sorry mas ton,salah tmpt comment.tnx

dewi

salam Mas Tony, semoga anda sehat selalu.

Sy ada masalah retak dinding. rumah bangun dr baru, usia baru 2 tahun. pakai batako pres. 8 bulan lalu mulai muncul retak2, bbrp sampai uk. 2mm dan memanjang dari atas kebawah serta tembus ke tembok belakangnya. sy cek di atas tidak sampai tembus ke sloof atas. apa ini masuk retak struktural? sampai skrng tidak ada retak dilokasi lain dan retak yg ada tidak tambah lebar. solusinya pakai ramuan yg ditulis diatas atau pakai MU pak?
kalau saya renov, apa perlu retakannya sy bongkar (perlebar) br isi adukan?

Salam hangat Mas Tony,
Saya mau tanya,pondasi rumah saya pakai batako pres dengan adukan semen dan pasir dan tidak pakai batu kali,apakah itu kuat utk struktur sebuah rumah mas? terima kasih

To Bapak Putra

Mohon maaf sebelumnya karena saya baru membalas permasalahan bapak saat ini. Saya akan coba menjawab.

1. Aman atau tidaknya pondasi bergantung kepada daya dukung tanah yang ada. Jika tanah padat dan keras, pondasi sedalam 50 cm saya rasa sudah cukup kuat. Namun standard yang ada seharusnya sekitar 80 cm.

2. Besi 10mm sebagai tulangan bisa diterapkan dengan syarat cincin/ ring ikatan terikat dan jarak dibuat dengan baik, serta kualitas cor beton struktur juga harus baik.

3. Kondisi cat cepat pudar, bisa disebabkan oleh 2 faktor, 1). Kondisi cat kurang baik atau jenis cat yang salah. 2). Proses plamir untuk dinding luar yang kurang baik, atau bahan kualitas kurang baik. Ada baiknya kerok cat sampai ke acian, lalu aplikasikan cat luar (weathershield) atau cat aquaproof. Cat seperti tahan untuk segala cuaca.

4. Atap kayu harus mengalami proses aplikasi anti rayap. Jika lokasi tidak berada pada area kooni rayap, tentunya tidak banyak pengaruhnya. Namun jika daerah tersebut banyak rayap, maka pengaplikasian cairan anti rayap harus dilakukan secara berkala, misal setiap 2-3 tahun sekali.

Selamat merenovasi

To Anonim

Masalah retak dinding 2 mm pada dinding batako, belum bisa diklasifikasikan sebagai retak struktur. Saya rasa itu hanya karena pengaruh penggunaan batako saja. Hal itu bisa diperbaiki dengan cara diatas, bisa juga dengan menggunakan MU, namun harus diperhatikan type dan jenis MU yang akan digunakan, sebab ada bermacam type.

Memperlebar retakan lalu diisi dengan adukan baru juga bisa dilakukan. Namun kembali perlu diperhatikan kualitas dan pemilihan bahan yang digunakan.

Selamat Merenovasi

Dear Pak Tony,

Saya baru membeli rumah type 36/73m2. rencana nya bagian belakan akan saya tutup untuk membuat dapur. mohon info material yang cocok namun terjangkau dan estimasi harganya. trims

Dear Pak Tony,

mohon masukannya, saya baru saja renovasi rumah, membuat tingkat sekitar 2 bulan yang lalu, namun pada ini jika hujang sangat deras banyak air meresap ke tembok bagian dalam, sehingga tembok dalam saya terlihat lembab cendrung basah, memang pada bagian tembok luar tidak dilakukan pemlesteran dikarnakan sulit naik karna dekat rumah tetangga. mohon masukan cat atau pelapis apa yang tepat untuk masalah saya ini sehingga air tidak rembes lagi ke dalam ( tembok dalam ) dan mohon diberikan langkah kerjanya.
salam

Selamat siang pak Tony,
Saya punya rumah yang dindingnya retak memanjang dengan lebar kira2 1 sd 2mm. Waktu itu plesterannya oleh tukang semen dicampur dengan batu kapur. Apakah boleh hal seperti? dan bagaimana mengatasinya? Terima kasih atas jawabannya.

Permisi...Rumah saya baru renovasi bbrp bulan Ɣªήğ lalu...sekarang rumah saya berlantai dua...tp masalah nya sudah ada keratakan sloof horizontal tengah sehingga ada jarak antara dinding lantai dua dengan ubin lantai dua...gimana y solusi yang tepat untuk memperbaikinya???terimakasih

selamat siang pak tony,.. saya lagi mernovasi rumah,.. di bagian tengah tangga bagian bawah ada retak berbentuk garis horisontal dari ujung kiri sampai kanan,.. memang dari hitungan saya berdasarkan buku refernce, dengan campuran pasir semen koral 1:2:3 akan menghabiskan semen 8-9 sak, ternyata saya liat semen yang berkurang cuma 6 sak....
kira kira ada gak cara lain untuk memperbaikinya selain dibongkar...? apakah cukup dengan di aci saja bisa menghindari tulangan besinya keropos dikemudian hari...?
terimah kasih sebelumnya...

Hi Mas,
numpang tanya, tembok di rumahku lembab akibat Ac tetangga yg full menyala selama 24 jam, kebetulan tembok yg lembab tersebut berbatasan dengan tembok kamar tidur tetangga sebelah. Pernah di kerok, diplaster n diaci kenbali,hanya 1 bulan saja bertahan keringnya, kemudian lembab lagi dan berjamur akibat terlau lembab. kadang2 kalau musim hujan malah sampai keluar air dr tembok tersebut.
Bagaimana cara mengatasinya?

selamat malam pak .. saya punya masalah pada dinding atap cor-an lantai dua saya .. atapnya pada rontok semennya dan besinya kliatan sudah berkarat/keropos .. cara mengatasinya gimana ya pak ??

Hai mas toni,sy iin sy mw konsultasi maslah daya tahan rumah sy,sy sma skli tdk menahu maslah rumah pas dpt kluarga dri kampung sy menyuru membangun rmh sy,mslahnya rumah di bangun tampa tiang besi atau kayu tukang sy hanya mengandalkan susunan di setiap rumah dgn selang seling trus di ikat dgn slop atas dan bwh,jdi intinya rmh sy tampa tulang hanya mengandalkan pondasi dan slop di atas pondasi dan slop pengikat di atap,ktnya tukang sy rmhnya kuat karna byk ruangan sebagai tumpuan? Bgamana solusi atas rmh sy mas,mksi

Hai mas,,gimana nih mas maslah rumah sy pas tw dri tetangga klo rmh sy gak ada tiangnya hanya susunan batako selang seling dan slop atas sbgai pengikat bwah sebagai penahan,apa cukup kuat klo di topang gempa karna kata tukang sy kayu hanya membuat rmh retak sedangkan sy takut karna baru kali ini sy melihat tkng membangun tampa tulang mas? Mohon solusinya ,mksi

Dear mas toni,saya membeli rmh sudah 1thn lalu,nah yg skrg jd masalah arus2 pintu di rmh saya tdk ada dudukannya sehingga arus pintu saya dimakan rayap dan pintu semua tergeser tdk dpt ditutup. Sehingga saya hrs serut kayu2nya agar bs ditutup kembali.Namun tembok di sekitar arus kayu itu jg ikut retak.Bagaimana solusinya mas apakah saya hrs ganti arus pintunya padahal sudah disemprot anti rayap?dan bagaimana menambal bekas retakannya disekitar arus kayu tsb?terima ksh atas wktnya mas..

Gmana cara mengatasi dak beton yang bocor sementara dari atas gak kliatan retak... mohon solusinya...

mlm mas.. sy sedang bangun rumah dua tingkat ukuran 8x20m, menggunakan sloof gantung dengan ukuran besi 13 ulir dan cakar ayam ukuran 1MX1m jg menggunakan besi yg sm, sy ingin menggunakan bata merah sebagai dindingnya... yg sy tanyakan apakah ukuran besi tersebut akan kuat menyangga bangunan...? dan apkah kuat struktur sloof gantung jika didasar sloofnya tdk menggunakan batu kali atau batu bata..? thx atas pencerahannya.........

Pak Tony_mau tanya dinding buatan 1985 mau di plester lagi gmn caranya?

selamat berjumpa mas tony,
problem talang air cor dirmh saya sangat-sangat membuat frustasi..analisa awal rembesan terjadi krn posisi sambungan antara sakura roof ke dinding yg tidak rapat sehingga air masuk ke dlm bata, sy cb gunakan karpet talang hasilx msh tjadi rembesan..penggunaan aquaproof sdh sy aplikasikan pd daerah lubang pembuangan, dan hslx tetap sama.
retakan pd dinding sy tutup dgn serat fiber dan diksh aquaproof, tetap jg air merembes.
kr2 unsur penyebab rembesx air slain dr mslh diatas apa ada dr sumber yg lain?terima kasih sblmx mas tony

maaf pak lem yang cocok untuk merekatkan semacam jenis karet ke tembok apa yah yang tahan air tentunya...terima kasih

malam mas Toni,
saya ada rencana untuk memperbaiki lantai rumah ( lantai dasar ) yang sering rembers jika hujan deras.

saya mau tanya, apa bahan material dan bagaimana cara pemasangan yang tepat untuk mengatasi nya?
terimakasih sebelumnya

saya baru bangun rumah,untuk talang beton dan dinding yang berbatasan dengan dinding tetangga ingin saya lapisi semacam waterproofing,saya tertarik dengan merk silasec karena harganya lb terjangkau,tapi apakah memamg bagus ya,mungkin bapak pernah pakai,makaci feedbacknya

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...