Tips (6): Dak Bocor Bikin Pusing, Pasang Waterproofing


Apakah rumah kita memiliki bagian yang beratapkan dak beton? Apakah dak beton tersebut bermasalah? Bila tidak maka berbahagialah, karena pastinya kita tidak perlu direpotkan oleh masalah dak beton yang bocor.

Dak beton yang bocor biasanya disebabkan adanya penurunan kualitas konstruksi. Hal itu terjadi karena dipengaruhi oleh perubahan kondisi lingkungan alam sekitar rumah kita. Perubahan cuaca yang ekstrim, penurunan daya dukung tanah, perawatan yang kurang, dan lain-lainnya. Segeralah periksa dan perbaiki sebelum masalah tersebut menjadi lebih besar.

Dak beton yang bermasalah dapat disebabkan oleh:
  1. Adanya retakan pada dak beton
  2. Dak beton kurang kedap air arena absorbsi yang tinggi
  3. Adukan cor beton yang kurang sempurna pada saat pembuatan
  4. Ketebalan cor beton yang tidak mencukupi (Standard ukuran tebal 12 - 15 cm)
Jika terjadi masalah tersebut segeralah lakukan perbaikan. Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam memperbaiki dak beton yang bocor.

1. Untuk retakan yang cukup besar, padatkan dengan semen dan ratakan.
Jika retakan terlalu kecil, ada baiknya diketrek (bongkar) agar retakan menjadi lebih besar, sehingga penambalan bisa dilakukan dengan sempurna. Gunakan semen adukan dengan daya rekat tinggi. Misalnya saja dengan semen instant (misal: AM atau Mortar Utama).

2. Aplikasikan waterproofing dengan serat fiber pada bekas retakan besar tersebut.
Pemberian waterproofing dengan serat fiber ini bertujuan untuk menutup lubang-lubang yang lebih kecil sehingga tertutup dengan sempurna. Bahan yang digunakan adalah waterproof dengan 2 komponen. (misal: Alkaproof)

3. Aplikasikan waterproofing secara merata keseluruh permukaan dak beton.
Tujuannnya adalah agar proses pelapisan dapat menutup dengan sempurna. Bukan hanya bagian yang diperbaiki saja, melainkan seluruh bagian dak beton.

4. Aplikasikan cat tembok diatas lapisan waterprofing jika telah kering.
Karena sifat waterproofing yang elastis dari bahan karet sintesis, biasanya bahan ini agak sedikit lengket saat kering. Oleh sebab itu perlu diberi tambahan cat dinding agar tidak terasa lengket.
Aplikasi cat tembok setelah lapisan waterproofing perlu dilakukan, supaya tidak lengket pada saat dipijak. Karena karakter waterprofing seperti karet, akan terasa lengket bila dipijak setelah kering.

Catatan terakhir, lakukan pelapisan jika kita yakin betul cuaca pada saat itu akan cerah dan kering. Jika kita yakin cuaca akan mendung atau hujan,lebih baik tunda perbaikan sampai cuaca benar-benar kering.


Selamat merenovasi.
Reactions:

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...